Reaktor kaca laboratorium dibagi menjadi reaktor kaca dua lapis dan satu lapis sesuai dengan kebutuhan yang berbeda. Fitur-fiturnya meliputi struktur rangka kolom baja tahan karat terintegrasi yang dapat digerakkan, tutup reaktor lima port, dan sistem kaca lengkap untuk refluks, penambahan cairan, dan pengukuran suhu. Reaktor ini memiliki segel mekanis baja paduan, konektor PTFE untuk penyegelan presisi tinggi selama pengoperasian, dan probe sensor Pt100 untuk akurasi pengukuran suhu tinggi dan kesalahan rendah, yang secara efektif meningkatkan efisiensi kerja.
Reaktor kaca laboratorium menggunakan motor tanpa sikat dengan torsi kuat dan tanpa suara; pengaduk PTFE ganda cocok untuk mengaduk dan mencampur cairan dengan viskositas rendah hingga tinggi; dan katup pembuangan PTFE dengan antarmuka yang dapat digerakkan memungkinkan pembuangan cepat.
Seluruh proses—dari pemberian bahan awal hingga reaksi hingga pengeluaran—dapat diselesaikan dengan tingkat otomatisasi yang tinggi, mengikuti langkah-langkah reaksi yang telah ditetapkan. Kontrol ketat dipertahankan atas parameter-parameter penting seperti suhu, tekanan, kontrol mekanis (pengadukan, aerasi, dll.), dan konsentrasi reaktan/produk.
Aplikasi Reaktor Kaca Laboratorium: Digunakan dalam eksperimen, produksi skala pilot, dan proses manufaktur dalam kimia, bahan kimia halus, biofarmasi, dan sintesis material baru. Produk ini dapat diintegrasikan dengan pompa vakum sirkulasi, pompa vakum diafragma, pompa sirkulasi kriogenik (vakum), pendingin sirkulasi, sirkulator suhu konstan, pompa sirkulasi pendingin kriogenik, dan perangkat sirkulasi pendinginan dan pemanasan loop tertutup untuk membentuk sistem yang lengkap.
Instruksi Perawatan untuk Reaktor Kaca Laboratorium:
1. Sebelum digunakan, periksa dengan cermat instrumen untuk mengetahui adanya kerusakan pada wadah kaca dan pastikan semua sambungan terpasang dengan benar. Tangani dengan hati-hati.
2. Lap semua sambungan dengan kain lembut (handuk kertas dapat digunakan sebagai pengganti), lalu oleskan sedikit gemuk vakum.
3. Jangan terlalu mengencangkan sambungan reaktor kaca. Longgarkan secara berkala untuk mencegahnya macet karena pengencangan yang terlalu lama.
4. Hidupkan sakelar daya terlebih dahulu, lalu secara bertahap tingkatkan kecepatan mesin. Saat berhenti, pastikan mesin benar-benar berhenti sebelum mematikan sakelar.
5. Jangan terlalu mengencangkan sakelar PTFE, karena dapat merusak kaca.
6. Setelah setiap penggunaan, bersihkan permukaan mesin dengan kain lembut untuk menghilangkan minyak, noda, atau sisa pelarut.
7. Setelah mematikan mesin, longgarkan semua sakelar PTFE. Tidak aktif dalam keadaan bekerja dalam waktu lama dapat menyebabkan deformasi piston PTFE.
8. Bersihkan cincin penyegel secara teratur. Lepaskan cincin penyegel, periksa penumpukan kotoran pada poros, bersihkan dengan kain lembut, oleskan sedikit gemuk vakum, dan pasang kembali. Jaga agar poros dan cincin penyegel tetap terlumasi.
9. Jangan pernah membiarkan air masuk ke komponen listrik; kelembapan sangat dilarang.
10. Hanya beli suku cadang asli. Menggunakan suku cadang lain akan menyebabkan kerusakan fatal pada mesin.
11. Selalu putuskan aliran listrik dan air sebelum melakukan perbaikan atau pemeriksaan apa pun pada reaktor kaca.
Reaktor kaca laboratorium tersedia dalam dua jenis material: baja tahan karat dan baja karbon. Jaket dan silinder bagian dalamnya dirancang untuk pengoperasian tekanan atmosfer, menampilkan struktur yang rasional, daya tahan, dan ketahanan terhadap suhu tinggi dan korosi, serta kemudahan penggunaan. Saat ini, reaktor ini banyak digunakan di industri seperti perminyakan, kimia, karet, makanan, dan penelitian ilmiah untuk melakukan proses seperti diferensiasi, polimerisasi, dan kondensasi, serta reaksi yang melibatkan pewarna organik dan zat perantara.