Pengetahuan Teknis Produsen dan Pemasok di Cina

Instruksi Teknis Keselamatan Tungku Muffle

2026-04-07 13:38:25
Tungku muffle adalah perangkat laboratorium tipe kotak yang menggunakan elemen pemanas listrik untuk memanaskan ruang tungku pada suhu tinggi (biasanya 800℃-1800℃), terutama digunakan untuk perlakuan panas material, penentuan kadar abu, dll.

I. Instruksi Pemasangan

1. Setelah membuka kemasan, periksa apakah tungku muffle utuh dan tidak rusak, dan apakah semua aksesori lengkap. Umumnya, tungku muffle tidak memerlukan pemasangan khusus; cukup letakkan rata di lantai atau rak dalam ruangan yang datar. Pengontrol harus dilindungi dari getaran dan tidak boleh diletakkan terlalu dekat dengan tungku untuk mencegah panas berlebih dan kerusakan komponen internal.

2. Masukkan termokopel ke dalam ruang tungku 20-50mm, dan isi celah antara lubang dan termokopel dengan tali asbes. Hubungkan termokopel ke pengontrol menggunakan kawat kompensasi (atau kawat inti baja berisolasi), perhatikan terminal positif dan negatif; jangan sampai terbalik.

3. Sakelar daya terpisah perlu dipasang pada saluran masuk kabel daya untuk mengontrol catu daya utama. Untuk memastikan pengoperasian yang aman, tungku listrik dan pengontrol harus diarde dengan andal.

4. Sebelum digunakan, atur indikator pengukur suhu ke nol. Saat menggunakan kabel kompensasi dan kompensator sambungan dingin, titik nol mekanis harus disesuaikan ke titik suhu referensi kompensator sambungan dingin. Saat tidak menggunakan kabel kompensasi, titik nol mekanis harus disesuaikan ke tanda nol, tetapi suhu yang ditunjukkan adalah perbedaan suhu antara titik pengukuran dan sambungan dingin termokopel.

5. Setelah memastikan bahwa pemasangan kabel sudah benar, tutup penutup pengontrol. Atur penunjuk indikator suhu ke suhu operasi yang diinginkan, lalu hubungkan catu daya. Hidupkan sakelar daya; Lampu hijau pada indikator suhu akan menyala, relai akan mulai bekerja, tungku listrik akan menyala, dan ammeter akan menampilkan arus. Saat suhu internal tungku listrik naik, jarum indikator suhu juga akan naik secara bertahap, menunjukkan bahwa sistem bekerja normal. Pemanasan dan pengaturan suhu tungku listrik ditunjukkan oleh lampu merah dan hijau pada indikator suhu; lampu hijau menunjukkan pemanasan, dan lampu merah menunjukkan pengaturan suhu.

II. Tindakan Pencegahan

Saat menggunakan tungku muffle untuk pertama kalinya atau setelah lama tidak digunakan, tungku harus dikeringkan: Keringkan dengan pintu tungku terbuka selama 2-3 jam pada suhu 20-200℃, atau dengan pintu tertutup selama 2-3 jam pada suhu 200-600℃.

Sebelum percobaan, pengontrol suhu harus dilindungi dari getaran dan ditempatkan jauh dari tungku untuk mencegah panas berlebih dan kerusakan komponen elektronik. Sakelar daya harus dimatikan saat memindahkan pengontrol suhu.

Sebelum digunakan, atur pengontrol suhu ke suhu operasi yang diinginkan dan aktifkan kode start-up untuk menghidupkan tungku muffle. Ammeter akan mencatat pembacaan, dan pengontrol suhu akan secara bertahap meningkatkan suhu yang terukur, menunjukkan bahwa tungku muffle dan pengontrol suhu beroperasi normal.

(I) Lingkungan kerja harus bebas dari gas yang mudah terbakar, meledak, dan korosif. Menuangkan cairan atau logam cair langsung ke dalam tungku dilarang. Ruang tungku harus selalu dijaga kebersihannya.

(II) Suhu tungku tidak boleh melebihi suhu maksimum tungku selama penggunaan, dan tungku tidak boleh dioperasikan pada suhu nominal untuk jangka waktu yang lama. Selama percobaan, pengguna tidak boleh meninggalkan ruangan dan harus terus memantau perubahan suhu. Jika ditemukan kelainan, daya harus segera dimatikan, dan tungku harus diperbaiki oleh personel perawatan profesional.

(III) Saat menggunakan tungku, pintu harus dibuka dan ditutup dengan lembut untuk mencegah kerusakan pada bagian mesin. Saat meletakkan atau mengeluarkan sampel dengan penjepit krus, tangani dengan lembut untuk memastikan keamanan dan menghindari kerusakan pada ruang tungku.

(IV) Jangan membuka pintu tungku setelah suhu melebihi 600 derajat Celcius. Biarkan ruang tungku mendingin secara alami sebelum membuka pintu.

(V) Setelah percobaan, keluarkan sampel dari ruang pemanas dan matikan daya. Saat meletakkan atau mengeluarkan sampel dari ruang tungku, buka pintu tungku sedikit terlebih dahulu, dan tangani sampel dengan hati-hati setelah agak dingin untuk mencegah luka bakar.

(VI) Setelah pemanasan, krus harus dipindahkan ke desikator untuk didinginkan, diletakkan di atas bahan tahan api yang empuk untuk mencegah penyerapan kelembapan dan retak, lalu ditimbang.

(VII) Saat memindahkan tungku muffle, hindari resonansi yang parah dan jauhkan dari benda-benda yang mudah terbakar, meledak, dan berhubungan dengan air. Mengangkat pintu tungku sangat dilarang untuk menghindari kerusakan.