I. Apa itu Labu Kultur Sel?
Labu kultur sel adalah instrumen laboratorium umum yang digunakan untuk kultur sel. Terbuat dari bahan polistirena (PS) berkualitas tinggi, diproduksi menggunakan cetakan ultra-presisi dan proses produksi yang sepenuhnya otomatis. Produk ini digunakan untuk kultur sel laboratorium; sifat optiknya yang sangat baik memfasilitasi pengamatan mikroskopis, dan permukaannya diberi perlakuan TC untuk adhesi sel yang lebih baik.
II. Menginokulasi Suspensi Sel ke dalam Labu Kultur
1. Mencampur Suspensi Sel: Siapkan suspensi sel sesuai dengan konsentrasi percobaan yang dibutuhkan dan campur secara menyeluruh dalam labu kultur, wadah kultur, atau wadah lainnya.
2. Dengan menggunakan pipet atau pipet Pasteur, suntikkan suspensi sel secara perlahan dan stabil ke dalam labu kultur sel, hindari percikan atau pembentukan busa. (Untuk labu kultur sel berlapis, perhatian khusus perlu diberikan pada distribusi cairan yang seragam; memiringkan atau memutar labu dapat membantu memastikan aliran cairan yang merata ke setiap lapisan.)
3. Letakkan labu kultur dengan lembut di atas permukaan kerja yang stabil, pastikan sisi yang halus dan rata menghadap ke atas dan sisi gradien menghadap ke bawah (desain yang dapat ditumpuk untuk memudahkan penanganan).
4. Tempatkan labu kultur sel di dalam inkubator yang sesuai dan atur suhu yang sesuai (misalnya, 37℃), kelembapan, dan konsentrasi gas (misalnya, 5% CO₂).
5. Biarkan sel tumbuh di dalam labu kultur selama beberapa waktu.
III. Mengganti Medium Kultur
1. Mengeluarkan Medium Kultur Lama: Saat menyedot medium kultur, miringkan labu kultur pada sudut 45 derajat dengan sisi halus menghadap Anda. Sedot medium kultur lama secara perlahan menggunakan pipet Pasteur atau pipet biasa, berhati-hatilah agar tidak melepaskan sel yang menempel. Jika terdapat banyak sel tersuspensi atau kotoran dalam medium kultur, cuci sel satu atau dua kali dengan larutan penyangga PBS untuk menghilangkan kotoran tersebut.
2. Menambahkan Medium Kultur Baru: Setelah mengeluarkan medium kultur lama, tambahkan medium kultur dalam jumlah yang sesuai ke dalam labu kultur. Tambahkan medium dari dinding samping labu kultur untuk menghindari benturan langsung dengan sel yang menempel. Secara bersamaan, jumlah medium kultur segar yang ditambahkan harus ditentukan berdasarkan kepadatan sel dan laju pertumbuhan untuk memastikan pertumbuhan sel yang normal.
IV. Pengumpulan Sel
1. Pembuangan Medium Kultur Lama: Dengan lembut sedot medium kultur lama dari labu kultur sel, tambahkan sejumlah buffer PBS yang sesuai, dan kocok perlahan untuk membersihkan sisa medium kultur, pastikan permukaan sel bersih.
2. Pencernaan dan Penghentian Sel: Tambahkan sejumlah tripsin yang sesuai (≥3ml) untuk pencernaan selama 2-3 menit, kemudian hentikan pencernaan dengan medium kultur yang mengandung serum.
3. Pengumpulan Sel: Pindahkan suspensi sel ke tabung sentrifugasi menggunakan pipet (hindari pembentukan busa), dan sentrifugasi dengan kecepatan yang sesuai (misalnya, 800 rpm) selama 5 menit agar sel mengendap di dasar tabung sentrifugasi.
4. Pengumpulan Endapan Sel: Setelah sentrifugasi, buang supernatan dari tabung sentrifugasi dengan lembut (jangan buang endapan sel). Kumpulkan endapan sel dari tabung sentrifugasi dan lanjutkan dengan pemrosesan lebih lanjut sesuai kebutuhan eksperimen.